Yudisium Sarjana STAI Darul Ulum Kandangan

STAI Darul Ulum Kandangan – Kamis (29/10/15), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan menggelar Yudisium Sarjana Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ahwalusy Syakhsiyyah (AS). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kampus STAI Darul Ulum Kandangan itu diikuti seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan skripsinya. Yudisium merupakan kegiatan kampus untuk melepas mahasiswa akhir sebelum wisuda formalitas.

IMG_1498

Pengajian Ayat Suci Alquran oleh Zainul Hifzi (Mahasiswa Semester V-PAI) Pada Yudisium Sarjana tahun 2015

Acara ini berlangsung sejak pukul 15.00 dan dihadiri oleh Ketua berserta seluruh dosen dan karyawan STAI Darul Ulum Kandangan. Dalam sambutannya, Ketua STAI Darul Ulum Kandangan Drs. H. Muhsin Aseri, M.Ag., MH., mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan pendidikan Perkuliahannya.

IMG_1512

Ketua STAI Darul Ulum Kandangan Memberikan Sambutan pada Yudisium Sarjana Tahun 2015

“Hari ini merupakan moment yang bersejarah bagi saudara dan juga bagi STAI Darul Ulum Kandangan, karena dalam yudisium ini akan disampaikan secara sah keputusan penentu penilaian akhir bagi saudara selama menempuh seluruh proses akademik; bahwa dinyatakan lulus dan berhak memperoleh gelar kesarjanaan Strata-1, serta berhak mengikuti wisuda sarjana. Bagi mahasiswa Program Studi Ahwal al-Syakhsiyah memperoleh predikat atau gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I.), dan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.).

Selama kurun waktu tertentu, saudara telah dibiasakan berhadapan dengan budaya ilmiah, menyajikan karya tulis secara ilmiah, praktikum, dan lain sebagainya. Melakukan sesuatu dengan cara ilmiah artinya berpijak pada asas kebenaran, bertujuan mendekati dan menyingkap kebenaran. Tanggung jawab akademik merupakan sebuah bentuk kesetiaan pada asas kebenaran. Selama di kampus, saudara mengikuti proses pembelajaran di program studi yang berbeda. Tetapi dibalik perbedaan tersebut, saudara diikat oleh prinsip pemersatu, yakni prinsip menjunjung tinggi kebenaran. Dengan predikat sarjana yang menyatu pada diri saudara, diharapkan menyatu pula prinsip menjunjung tinggi kebenaran. Lebih dari itu, saudara juga memikul tanggung jawab sosial.

IMG_1493

Peserta Yudisium Sarjana Tahun 2015

Ada beberapa ukuran keberhasilan selama menjadi mahasiswa, antara lain Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), sebagai ukuran kemampuan akademik. Tetapi ingatlah bahwa IPK bukanlah ukuran mutlak suksesnya seseorang. Jangan terlena dengan gelar kesarjanaan yang ada. Kelulusan merupakan langkah awal untuk belajar lebih luas dan mengembangkan keilmuan dalam kehidupan bermasyarakat. Pada era globalisasi ini, kita harus mampu untuk cerdas, mandiri, pantang menyerah, dan tetap dalam koridor ilahi.

IMG_1494

Peserta Yudisium Sarjana Tahun 2015

Tahun 2015 ini, alhamdulillah STAI Darul Ulum Kandangan untuk yang kedua kalinya telah terakreditasi dan mendapatkan nilai B untuk kedua program studi yang ada. Hal ini menjadi titi tolak semangat baru untuk mewujudkan harapan baru.

Saya ingin mengajak kepada saudara apabila masih mempunyai kesempatan dan kemampuan, untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu program pascasarjana. Saat ini Indonesia membutuhkan banyak lulusan magister dan doktor di segala bidang, khususnya bidang pendidikan. Berdasarkan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (PD-PTDIKTI, 2014) saat ini di seluruh Indonesia terdapat sekitar 38 ribu atau sekitar 23% dari total tenaga dosen di perguruan tinggi yang masih memiliki kualifikasi akademik sarjana, sedangkan yang telah disertifikasi baru 47%.

Akhirnya, pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama seluruh civitas akademika STAI Darul Ulum Kandangan, saya mengucapkan selamat atas kelulusan saudara sekalian. Tingkatkan hal-hal positif yang telah diperoleh ketika menjadi mahasiswa. Budayakan sikap ilmiah, berprinsip hidup luhur dan berlaku jujur.”

IMG_1522

RISNAWATI Peraih IPK Tertinggi pada Yudisium Sarjana Tahun 2015

Dari seluruh peserta yudisium yang berjumlah 33 mahasiswa yang terdiri dari 32 mahasiswa dari Prodi PAI ada sebanyak 14 mahasiswa berhasil meraih predikat ‘Cum Laude’. Mereka adalah Risnawati (Wasah Hulu) (IPK 3,87), Nurlailawati (IPK 3,79), Rizky Amalia (IPK 3,73), Risnawati (IPK 3,72), Yeyen Rahmiati (IPK 3,66), Siti Sapiah(IPK 3,65), Rabiatul Adawiyah (IPK 3,61),  Naila Nuzulia (IPK 3,61), Siti Maryam (IPK 3,6), Muhammad Ilmi (IPK 3,59), Muhammad Faesal (IPK 3,59), Lina Sari (IPK 3,59), Makiyah (IPK 3,55), Risa Umami (IPK 3,52).

 Red. (MS)

Leave a Reply